Sunday, January 29, 2017

Kenrokuen (兼六園)

Selain pergi ke Hiroshima, pengalaman saya pergi ke tempat yang jauh dari lokasi tempat saya tinggal yaitu ke Kanazawa. Jarak dari Wakayama ke Kanazawa sekitar 370km. Suasana di Kanazawa tidak jauh berbeda dengan di Wakayama karena ke dua kota ini bukan kota besar seperti Tokyo atau Osaka. Kami berdua pergi ke Kanazawa saat Golden Week bulan Agustus 2016 lalu dengan tujuan utama yaitu taman Taman Kenrokuen Kanazawa. Harga tiket masuk Taman Kenrokuen yaitu 310 yen untuk orang dewasa, 100 yen untuk 6 sampai 18 tahun, dan gratis untuk usia 65 tahun ke atas.

Taman Kenrokuen adalah taman di Jepang yang sangat indah dengan luas 11,4 hektar. Terletak di prefektur Ishikawa samping Kastil Kanazawa. Keluarga Maeda yang memerintah Kaga Clan (sekaranng Ishikawa dan daerah Toyama) di zaman feodal memelihara kebun ini dari generasi ke generasi. Dari segi keindahan, Taman Kenrokuen dianggap sebagai salah satu kebun feodal yang paling indah di Jepang.

(Sumber: foto pribadi)

Taman Kenrokuen memiliki danau buatan yang besar, banyak bukit dan rumah yang menghiasi taman. Di danau besar yang disebut "Kasumigaike" diyakini hidup pertapa awet muda dengan kekuatan ajaib sebagai harapan akan kehidupan yang panjang dan kemakmuran abadi dari Tuhan. Kenrokuen berarti "memiliki enam faktor" yang berupa kelapangan, ketenangan, kecerdasan, kuno, sumber air, dan pemandangan indah dari kebun yang membawa kesempurnaan pada Taman Kenrokuen. Terdapat lentera yang terbuat dari batu yang menjadi simbol Taman Kenrokuen, didesain berdasarkan citra dari kecapi (Koto) Jepang.

(Sumber: foto pribadi)

Pengunjung dapat menikmati keindahan berbagai macam bunga dan pohon, seperti plum dan sakura di musim semi, azalea dan iris di awal musim panas, pohon dengan daun berwarna merah dan kuning di musim gugur, hingga keindahan pemandangan yang tertutup salju pada musim dingin.

(Sumber: foto pribadi)

Di dalam area taman kami masuk ke sebuah rumah, rumah tersebut merupakan rumah teh untuk menikmati teh ocha Jepang. Tidak hanya sekedar minum teh, kami pun mengikuti upacara minum teh dengan suasa yang hikmat. Teh yang disajikan sama sekali tidak manis oleh karena itu disajikan 2 makanan kecil yang diletakan disamping kiri cangkir teh. Untuk masuk ke rumah teh kita harus membayar sekitar 500 yen.

Teh yang disajikan berikut makanan kecil yang manis
(Sumber: foto pribadi)


Saat itu cuaca panas jadi kami beli es serut (かき氷).

(Sumber: foto pribadi)


Sumber:
http://www.kanazawa-tourism.com/eng/guide/guide1_1.php

1 comment: